TafsirQS. Al Fath (48) : 25. Oleh Muhammad Quraish Shihab: Penduduk Mekahlah yang kafir dan menghalang-halangi kalian untuk memasuki al-Masjid al-Haram dan menghalang-halangi hewan kurban yang kalian bawa untuk sampai ke tempat penyembelihannya. Kalau sekiranya tidak karena khawatir bahwa kalian akan menimpakan kesusahan kepada orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, yang tidak kalian Padawajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud (bercahaya). Itu adalah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu makin kuat, lalu menjadi besar dan tumbuh di atas batangnya. Tanaman itu menyenangkan hati orang yang menanamnya. Keutamaanmembaca Surat Al-Waqiah setelah sholat Subuh perlu kita ketahui berikut cara mengamalkannya. Surat Al-Waqi'ah terdiri dari 96 ayat dan termasuk surat Makkiyah. Surat ke-56 dalam Al-Qur'an ini bercerita tentang dahsyatnya hari Kiamat dan tiga golongan manusia pada hari Kiamat. Apa saja keutamaan Surat Al-Waqiah? Baca Juga: Salah Satu Amalan Terbaik Bagi Muslimah, Rutin Membaca Surat BacalahSURAT AL FATIHAH 10.246x [Di baca terus menerus, hanya istrahat sholat dan makan serta buang hajat / air seni saja. Insyaalla 2 hari 3 malam selesai] Selama mengamalkan harus kholwat [berdiam didalam kamar tempat mengamalkan cara mendapatkan khodam Al Fatihah]. Badan anda, tempat mengamalkan, pakaian yang dikenakan dan hati/ batin anda BeginiTata Cara Mengamalkan Surat Al Ikhlas 1000x. Bacalah surat Al Ikhlas sebanyak 1000 kali pada waktu antara shalat Maghrib dengan Isya; Setelah selesai, mintalah kepada Allah segala yang anda inginkan. Sebutkan semua hajat yang ingin anda capai dalam waktu dekat dan dalam jangka Panjang; CARAMENGAMALKAN Al-FATIHAH untuk DIRI SENDIRI. Setiap pagi apabila kita bangun dari tidur. "Beri salam" pada diri sendiri dahulu. Lalu panggil nama PENUH kita dengan lembut 3 kali. Kemudian sentuh dada kiri kita ( jantung ) sambil mengucapkan : " ALHAMDULILLAH ". Kemudian katakanlah : Aku hadiahkan Al-Fatihah ini untuk diriKu EQvVY2. detikJatengRabu, 22 Mar 2023 1526 WIB Keutamaan Membaca Surat Al Fath di Awal Ramadhan dan Cara Mengamalkannya Umat Islam dianjurkan membaca surat Al-Fath di awal bulan Ramadhan. Berikut ini keutamaan membaca surat Al-Fath di awal Ramadhan dan cara mengamalkannya. SERANG – Membaca surat Al Fath pada awal Ramadhan merupakan amalan yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Berikut ini keutamaan dan cara mengamalkan surat Al Fath pada awal bulan Ramadhan. Surat Al Fath merupakan surat yang sering dibaca dan paling dicintai oleh Rasulullah SAW daripada dunia seisinya sesuai sabdaNya. “Telah turun padaku malam ini sebuah surat; surat tersebut lebih aku cintai daripada terbitnya matahari” HR. At-Tirmidzi, Shahih Al-Jami’ No. 5121 Surat ini dinamakan Al-Fath karena Allah menyebutkan banyak penaklukan-penaklukan dan karunia yang agung kepada Rasulullah dan juga para sahabatnya dalam surat ini. Adapun surat Al-Fath memiliki 29 ayat. Keutamaan dari membaca surat Al-Fath ini adalah barang siapa membaca surah ini, harta, istri, dan apa pun yang dimilikinya akan terjaga dari kerusakan. Dalam surat Al-Fath ini juga terdapat banyak arti dan amalan yang baik apabila dibaca dan diamalkan di bulan Ramadhan. Keutamaan Membaca Surat Al-Fath di Awal Ramadhan Berikut keutamaan yang bisa didapat saat membaca surat Al-Fath saat Awal Ramadhan, dikutip dari buku Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif karya Ustadz Rusdianto. Sebagian orang makrifat mengungkapkan bahwa barangsiapa membacanya di permulaan malam pada bulan Ramadhan, maka ia akan terjaga dari berbagai penyakit selama setahun kemudian. Apabila surat Al Fath dibaca pada tiga malam permulaan bulan Ramadhan maka pembacanya akan diberi kelapangan rezeki dalam masa setahun kemudian. Bila seseorang membaca surat ini secara terus-menerus setiap hari, maka ia akan ditemui Rasulullah dalam mimpi. Barang siapa membacanya secara istiqamah hingga akhir hayatnya maka ia kelak berkumpul dengan orang yang mati syahid. Sabda Nabi Muhammad Saw., “Membaca surat al-Fath sama dengan pahalanya berperang syahid bersama Rasulullah semasa Fathu Makkah.” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Sa’labi. Barang siapa yang membaca surat al-Fath sekali setiap selesai shalat fardhu maka Allah akan memberikan kemenangan baginya dalam melawan godaan setan dan hawa nafsu. Cara Mengamalkan Surat Al-Fath di Awal Ramadhan Dikutip dari buku Mukjizat Surah-surah Al-Quran 2005 karya Haidar Ahmad, Disunahkan membaca ayat ke-29 dari surah ini bersama Surah al Fatihah dan ayat ke-154 dari Surah Ali Imrán selama sepuluh hari sebanyak 11 kali setiap harinya agar segala hajat dan permintaan, keseluruhan atau sebagiannya, terkabul dengan kehendak Allah SWT. Nah itu dia keutamaan yang bisa didapat jika kita membaca Surat Al Fath. Selamat beribadah ! Ilustrasi mengamalkan surat Al FatihahSurat Al Fatihah merupakan induk dari semua isi Alquran atau biasa disebut dengan Ummul Qur’an atau Ummul Kitab. Sebagai surat yang istimewa, Al Fatihah juga memiliki banyak khasiat atau fadhilah bagi siapa saja yang selalu rutin fadhilah atau khasiat dari surat Al Fatihah yaitu akan dikabulkan hajat yang dinginkan jika dibaca sebanyak tujuh kali. Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Haidar Ahmad Al A’raji dalam buku Mukjizat Surah-surah Al-Qur’an, bahwa khasiat membaca Al Fatihah tujuh kali adalah akan terpenuhinya hajat dalam kurun waktu tiga jika membacanya disertai sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya sebanyak 100x, kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al Insyirah 70x. Apapun hajat yang diinginkan, asalkan percaya dan yakin terhadap kekuasaan Allah, tentu Allah akan mengabulkan membacanya sebanyak 7x, terdapat beberapa jumlah lain yang dapat diikuti yang tentunya memiliki khasiat tersendiri. Berikut ini pemaparan beberapa khasiat dan fadhilah dari surat Al Surat Al FatihahIlustrasi khasiat surat Al Fatihah. Foto UnsplashMenyadur buku Intisari Kitab Mujarobat yang ditulis Mohammad Ulin Nuha tertulis beberapa khasiat yang akan didapatkan ketika membaca surat Al Fatihah, antara lain1. Khasiat membaca Al Fatihah 1x dan 7x untuk kesembuhanSurat Al Fatihah bisa dijadikan sebagai sarana untuk menyembuhkan sakit. Caranya adalah dengan membaca surat Al Fatihah 1x dan membaca doa meminta kesembuhan yang dianjurkan oleh para ulama. Dengan izin Allah luka tersebut akan bacaan doa agar diberikan kesembuhan adalah sebagai berikutAllahumma adzhib’unnii suu’amaa azadu wafukhsyahu bida’wati nabiyyikalamiinil makiini “Ya Allah, lenyapkanlah darinya keburukan apa yang ia rasakan beserta kekejiannya dengan doa Nabi-Mu yang penuh berkah di sisi-Mu.”2. Khasiat membaca Al Fatihah 70xSiapa saja yang membaca Al fatihah sebanyak 70 kali adalah mendapatkan ilmu dan hikmah yang bermanfaat. Dengan membaca surat Al Fatihah dalam keadaan wudhu tujuh hari berturut-turut, setiap harinya membaca 70x, kemudian ditiupkan pada air suci dan diminum, Insya Allah orang tersebut akan mendapatkan ilmu dan hikmah. Ia juga akan terbebas dari pemikiran yang jahat dan tidak mudah lupa dari apa yang pernah ia mengamalkan surat Al Fatihah. Foto Pixabay3. Khasiat membaca Al Fatihah 100xAdapun keutamaan membaca 100x antara lain akan dimudahkan rezekinya, terang wajah dan hatinya, serta dimudahkan segala urusannya. Caranya adalah dengan selalu rutin membaca surat Al Fatihah setiap setelah sholat fardhu sebanyak 20x, sehingga dalam sehari semalam dapat membacanya Khasiat membaca Al Fatihah 41xKhasiat membaca surat Al Fatihah sebanyak 41x adalah akan diberikan kemuliaan seperti ditinggikan derajatnya. Ia juga akan dijauhkan dari kemiskinan dan Allah membantu melunasi hutang-hutang yang dimilikinya. Caranya yaitu membaca surat Al Fatihah 41x pada waktu antara sholat sunnah Subuh dan fardhu Subuh. Kemudian sesudahnya membaca doa berikut ini sekali saja, akan tetapi lebih afdal dibaca tiga kaliAllahumma inni a’uudzubika minalhummi wa a’uudzubika minal’azji walkasali wa a’uudzubika minalzubni walbukhli wa a’uudzubika min ghalabatiiddaini wa “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.” - Surat Al Fath Awal Ramadhan menjadi bacaan yang selalu diijazahkan oleh para ulama Salafussalih, di antaranya oleh Habib Salim bin Abdullah as-Syathiri. Dalam catatannya, Habib Salim bin Abdullah as-Syathiri memberikan ijazah kepada umat muslim untuk mengamalkan surat Al Fath di awal Ramadhan. Surat Al Fath merupakan surat ke-48 dalam Alquran dan terletak di juz ke-26. Surat Al Fath terdiri dari 29 ayat. Surat Al Fath ini jika dibaca pada awal Ramadhan, yakni pada malam tanggal 1 Ramadhan, maka memiliki keutamaan yang luar biasa. Baca Juga Allahumma Taqabbal Minna Shalatana Tulisan Arab, Latin dan Artinya Keutamaan membaca surat Al Fath pada awal bulan Ramadhan adalah orang yang mengamalkannya akan menjalani kehidupan dalam satu tahun ke depan dalam kebaikan dan kecukupan. Keterangan ini disebutkan oleh Habib Salim bin Abdullah as-Syathiri, yang diriwayatkan oleh Imam Khatib Asy-Syarbini di dalam kitab tafsirnya yang sanadnya bersambung dengan Rasulullah SAW. Adapun tata cara mengamalkan surat Al Fath awal Ramadhan adalah sebagai berikut 1. Lakukanlah sholat mutlak 4 rakaat dengan dua salaman. Niatnya adalah sebagai berikut أصلي ركعتين سنة لله تعالى Ushollii rak'ataini sunnatan lillaahi ta'aala Saya niat sholat sunnah dua rakaat karena Allah taala. Baca Juga Kumpulan Ucapan Sambut Puasa Ramadhan 2023, Lengkap dengan Twibbon Menarik 2. Pada rakaat pertama setelah Fatihah membaca surat Al Fath ayat 1-10, kemudian lakukan ruku', sujud sebagaimana biasanya. 3. Pada rakaat kedua membaca surat Al Fath ayat 11-17, kemudian ruku', sujud, tahiyat dan salam. Terkini 48. QS. Al-Fath Kemenangan 29 ayat اِنَّا فَتَحۡنَا لَكَ فَتۡحًا مُّبِيۡنًا Innaa fatahnaa laka Fatham Mubiinaa 1. Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. لِّيَـغۡفِرَ لَكَ اللّٰهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡۢبِكَ وَ مَا تَاَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعۡمَتَهٗ عَلَيۡكَ وَيَهۡدِيَكَ صِرَاطًا مُّسۡتَقِيۡمًا Liyaghfira lakal laahu maa taqaddama min zambika wa maa ta akhkhara wa yutimma ni'matahuu 'alaika wa yahdiyaka siraatam mustaqiima 2. Agar Allah memberikan ampunan kepadamu Muhammad atas dosamu yang lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan menunjukimu ke jalan yang lurus, وَّ يَنۡصُرَكَ اللّٰهُ نَصۡرًا عَزِيۡزًا Wa yansurakal laahu nasran 'aziizaa 3. dan agar Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat banyak. هُوَ الَّذِىۡۤ اَنۡزَلَ السَّكِيۡنَةَ فِىۡ قُلُوۡبِ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ لِيَزۡدَادُوۡۤا اِيۡمَانًا مَّعَ اِيۡمَانِهِمۡ‌ ؕ وَلِلّٰهِ جُنُوۡدُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ وَكَانَ اللّٰهُ عَلِيۡمًا حَكِيۡمًا Huwal laziii anzalas sakiinata fii quluubil mu'miniina liyazdaaduuu iimaanamma'a iimaanihim; wa lillaahi junuudus samawaati wal ard; wa kaanal laahu 'Aliiman Hakiimaa 4. Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka yang telah ada. Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana; لِّيُدۡخِلَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَالۡمُؤۡمِنٰتِ جَنّٰتٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا وَيُكَفِّرَ عَنۡهُمۡ سَيِّاٰتِهِمۡ‌ؕ وَكَانَ ذٰ لِكَ عِنۡدَ اللّٰهِ فَوۡزًا عَظِيۡمًا Liyudkhilal mu'miniina walmu'minaati jannaatin tajrii min tahtihal anhaaru khaalidiina fiihaa wa yukaffira 'anhum saiyi aatihim; wa kaana zaalika 'indal laahi fawzan 'aziimaa 5. Agar Dia masukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan Dia akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu menurut Allah suatu keuntungan yang besar, وَّيُعَذِّبَ الۡمُنٰفِقِيۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتِ وَالۡمُشۡرِكِيۡنَ وَ الۡمُشۡرِكٰتِ الظَّآنِّيۡنَ بِاللّٰهِ ظَنَّ السَّوۡءِ‌ؕ عَلَيۡهِمۡ دَآٮِٕرَةُ السَّوۡءِ‌ ۚ وَ غَضِبَ اللّٰهُ عَلَيۡهِمۡ وَلَعَنَهُمۡ وَاَعَدَّ لَهُمۡ جَهَنَّمَؕ وَسَآءَتۡ مَصِيۡرًا Wa yu'azzibal munaafiqiina walmunaafiqooti wal mushrikiina walmushrikaatiz zaaanniina billaahi zannas saw'; 'alaihim daaa'iratus saw'i wa ghadibal laahu 'alaihim wa la'anahum wa a'adda lahum jahannama wa saaa' at masiiraa 6. dan Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan juga orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran azab yang buruk dan Allah murka kepada mereka dan mengutuk mereka serta menyediakan neraka Jahanam bagi mereka. Dan neraka Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali. وَلِلّٰهِ جُنُوۡدُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ وَكَانَ اللّٰهُ عَزِيۡزًا حَكِيۡمًا Wa lillaahi junuudus samaawaati wal ard; wa kaanal laahu 'aziizan hakiima 7. Dan milik Allah bala tentara langit dan bumi. Dan Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana. اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنٰكَ شَاهِدًا وَّمُبَشِّرًا وَّنَذِيۡرًا Innaaa arsalnaaka shaahi danw wa mubashshiranw wa naziira 8. Sesungguhnya Kami mengutus engkau Muhammad sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, لِّـتُؤۡمِنُوۡا بِاللّٰهِ وَ رَسُوۡلِهٖ وَتُعَزِّرُوۡهُ وَتُوَقِّرُوۡهُ ؕ وَتُسَبِّحُوۡهُ بُكۡرَةً وَّاَصِيۡلًا Litu minuu billaahi wa Rasuulihii wa tu'azziruuhu watuwaqqiruuhu watusabbi huuhu bukratanw wa asiilaa 9. agar kamu semua beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan agama-Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya pagi dan petang. اِنَّ الَّذِيۡنَ يُبَايِعُوۡنَكَ اِنَّمَا يُبَايِعُوۡنَ اللّٰهَ ؕ يَدُ اللّٰهِ فَوۡقَ اَيۡدِيۡهِمۡ‌ ۚ فَمَنۡ نَّكَثَ فَاِنَّمَا يَنۡكُثُ عَلٰى نَفۡسِهٖ‌ۚ وَمَنۡ اَوۡفٰى بِمَا عٰهَدَ عَلَيۡهُ اللّٰهَ فَسَيُؤۡتِيۡهِ اَجۡرًا عَظِيۡمًا Innal laziina yubaayi'uunaka innamaa yubaayi'uunal laaha yadul laahi fawqa aydehim; faman nakasa fainnamaa yuankusu 'alaa nafsihii wa man awfaa bimaa 'aahada 'alihul laaha fasa yu'tiihi ajran 'aziimaa 10. Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepadamu Muhammad, sesungguhnya mereka hanya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa melanggar janji, maka sesungguhnya dia melanggar atas janji sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Dia akan memberinya pahala yang besar. سَيَـقُوۡلُ لَكَ الۡمُخَلَّفُوۡنَ مِنَ الۡاَعۡرَابِ شَغَلَـتۡنَاۤ اَمۡوَالُـنَا وَاَهۡلُوۡنَا فَاسۡتَغۡفِرۡ لَـنَا‌ ۚ يَقُوۡلُوۡنَ بِاَلۡسِنَتِهِمۡ مَّا لَـيۡسَ فِىۡ قُلُوۡبِهِمۡ‌ؕ قُلۡ فَمَنۡ يَّمۡلِكُ لَـكُمۡ مِّنَ اللّٰهِ شَيۡـًٔــا اِنۡ اَرَادَ بِكُمۡ ضَرًّا اَوۡ اَرَادَ بِكُمۡ نَفۡعًا ‌ؕ بَلۡ كَانَ اللّٰهُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ خَبِيۡرًا Sa yaquulu lakal mukhal lafuuna minal-A'raabi shaighalatnaaa amwaalunaa wa ahluunaa fastaghfir lanaa; yaquuluuna bi alsinatihim maa laisa fii quluubihim; qul famany yamliku lakum minal laahi shai'an in araada bikum darran aw araada bikum naf'aa; bal kaana 11. Orang-orang Badui yang tertinggal tidak turut ke Hudaibiyah akan berkata kepadamu, "Kami telah disibukkan oleh harta dan keluarga kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami." Mereka mengucapkan sesuatu dengan mulutnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah, "Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki bencana terhadap kamu atau jika Dia menghendaki keuntungan bagimu? Sungguh, Allah Mahateliti dengan apa yang kamu kerjakan." بَلۡ ظَنَـنۡـتُمۡ اَنۡ لَّنۡ يَّـنۡقَلِبَ الرَّسُوۡلُ وَالۡمُؤۡمِنُوۡنَ اِلٰٓى اَهۡلِيۡهِمۡ اَبَدًا وَّزُيِّنَ ذٰ لِكَ فِىۡ قُلُوۡبِكُمۡ وَظَنَنۡتُمۡ ظَنَّ السَّوۡءِ ۖۚ وَكُنۡـتُمۡ قَوۡمًا ۢ بُوۡرًا‏ Bal zanantum al lany yanqalibar Rasuulu walmu'minuuna ilaaa ahliihim abadanw wa zuyyina zaalika fii quluubikum wa zanantum zannnas saw'i wa kuntum qawmam buuraa 12. Bahkan semula kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin sekali-kali tidak akan kembali lagi kepada keluarga mereka selama-lamanya dan dijadikan terasa indah yang demikian itu di dalam hatimu, dan kamu telah berprasangka dengan prasangka yang buruk, karena itu kamu menjadi kaum yang binasa. وَمَنۡ لَّمۡ يُؤۡمِنۡۢ بِاللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ فَاِنَّاۤ اَعۡتَدۡنَا لِلۡكٰفِرِيۡنَ سَعِيۡرًا Wa mal lam yu'mim billaahi wa Rasuulihii fainnaaa a'tadnaa lilkaafiriina sa'iiraa 13. Dan barangsiapa tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu neraka yang menyala-nyala. وَلِلّٰهِ مُلۡكُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ يَغۡفِرُ لِمَنۡ يَّشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَنۡ يَّشَآءُ‌ ؕ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوۡرًا رَّحِيۡمًا Wa lillaahii mulkus samaawaati wal ard; yaghfiru limany yashaaa'u wa yu'azzibu many yashaaa'; wa kaanal laahu Ghafuurar Rahiimaa 14. Dan hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan akan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. سَيَـقُوۡلُ الۡمُخَلَّفُوۡنَ اِذَا انْطَلَقۡتُمۡ اِلٰى مَغَانِمَ لِتَاۡخُذُوۡهَا ذَرُوۡنَا نَـتَّبِعۡكُمۡ‌ ۚ يُرِيۡدُوۡنَ اَنۡ يُّبَدِّلُوۡا كَلٰمَ اللّٰهِ‌ ؕ قُلْ لَّنۡ تَتَّبِعُوۡنَا كَذٰلِكُمۡ قَالَ اللّٰهُ مِنۡ قَبۡلُ‌ ۚ فَسَيَقُوۡلُوۡنَ بَلۡ تَحۡسُدُوۡنَـنَا‌ ؕ بَلۡ كَانُوۡا لَا يَفۡقَهُوۡنَ اِلَّا قَلِيۡلًا‏ Sa yaquulul mukhalla fuuna izan talaqtum ilaa maghaanima litaakhuzuuhaa zaruunaa nattabi'kum yuriiduuna any yubaddiluu Kalaamallaah; qul lan tattabi'uunaa kazaalikum qoolal laahu min qablu fasa yaquuluuna bal tahsuduunanna; bal kaanuu laa yafqahuuna illaa 15. Apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan, orang-orang Badui yang tertinggal itu akan berkata, "Biarkanlah kami mengikuti kamu." Mereka hendak mengubah janji Allah. Katakanlah, "Kamu sekali-kali tidak boleh mengikuti kami. Demikianlah yang telah ditetapkan Allah sejak semula." Maka mereka akan berkata, "Sebenarnya kamu dengki kepada kami." Padahal mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali. قُلْ لِّلۡمُخَلَّفِيۡنَ مِنَ الۡاَعۡرَابِ سَتُدۡعَوۡنَ اِلٰى قَوۡمٍ اُولِىۡ بَاۡسٍ شَدِيۡدٍ تُقَاتِلُوۡنَهُمۡ اَوۡ يُسۡلِمُوۡنَ‌ ۚ فَاِنۡ تُطِيۡـعُوۡا يُـؤۡتِكُمُ اللّٰهُ اَجۡرًا حَسَنًا‌ ۚ وَاِنۡ تَتَـوَلَّوۡا كَمَا تَوَلَّيۡـتُمۡ مِّنۡ قَبۡلُ يُعَذِّبۡكُمۡ عَذَابًا اَ لِيۡمًا‏ Qul lilmukhallafiina minal A'raabi satud'awna ilaa qawmin ulii baasin shadiidin tuqooti luunahum aw yuslimuuna fa in tutii'uu yu'tikumul laahu ajran hasananw wa in tatawallaw kamaa tawallaitum min qablu yu'azzibkum 'azaaban aliimaa 16. Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal, "Kamu akan diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu harus memerangi mereka kecuali mereka menyerah. Jika kamu patuhi ajakan itu Allah akan memberimu pahala yang baik, tetapi jika kamu berpaling seperti yang kamu perbuat sebelumnya, Dia akan mengazab kamu dengan azab yang pedih." لَيۡسَ عَلَى الۡاَعۡمٰى حَرَجٌ وَّلَا عَلَى الۡاَعۡرَجِ حَرَجٌ وَّلَا عَلَى الۡمَرِيۡضِ حَرَجٌ‌ ؕ وَمَنۡ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ يُدۡخِلۡهُ جَنّٰتٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ‌‌ۚوَمَنۡ يَّتَوَلَّ يُعَذِّبۡهُ عَذَابًا اَلِيۡمًا‏ Laisa 'alal a'maa harajunw wa laa 'alal a'raji harajunw wa laa 'alal mariidi haraj' wa many yutil'il laaha wa Rasuulahuu yudkhilhu jannaatin tajrii min tahtihal anhaaru wa many yatawalla yu'azzibhu 'azaaban aliimaa 17. Tidak ada dosa atas orang-orang yang buta, atas orang-orang yang pincang, dan atas orang-orang yang sakit apabila tidak ikut berperang. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; tetapi barangsiapa berpaling, Dia akan mengazabnya dengan azab yang pedih. لَـقَدۡ رَضِىَ اللّٰهُ عَنِ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ اِذۡ يُبَايِعُوۡنَكَ تَحۡتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِىۡ قُلُوۡبِهِمۡ فَاَنۡزَلَ السَّكِيۡنَةَ عَلَيۡهِمۡ وَاَثَابَهُمۡ فَتۡحًا قَرِيۡبًا Laqad radiyal laahu 'anil mu'miniina iz yubaayi 'uunaka tahtash shajarati fa'alima maa fii quluubihim fa anzalas sakiinata 'alaihim wa asaa bahum fat han qariibaa 18. Sungguh, Allah telah meridhai orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu Muhammad di bawah pohon, Dia mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu Dia memberikan ketenangan atas mereka dan memberi balasan dengan kemenangan yang dekat, وَّمَغَانِمَ كَثِيۡرَةً يَّاۡخُذُوۡنَهَا ‌ؕ وَكَانَ اللّٰهُ عَزِيۡزًا حَكِيۡمًا Wa maghaanima kasiira tany yaakhuzuunahaa; wa kaanal laahu 'Aziizan Hakiimaa 19. dan harta rampasan perang yang banyak yang akan mereka peroleh. Dan Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana. وَعَدَكُمُ اللّٰهُ مَغَانِمَ كَثِيۡرَةً تَاۡخُذُوۡنَهَا فَعَجَّلَ لَكُمۡ هٰذِهٖ وَكَفَّ اَيۡدِىَ النَّاسِ عَنۡكُمۡ‌ۚ وَلِتَكُوۡنَ اٰيَةً لِّلۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَيَهۡدِيَكُمۡ صِرَاطًا مُّسۡتَقِيۡمًاۙ Wa'adakumul laahu ma ghaanima kasiiratan taakhuzuu nahaa fa'ajjala lakum haazihii wa kaffa aydiyan naasi 'ankum wa litakuuna aayatal lilmu'miniina wa yahdiyakum siraatam mustaqiima 20. Allah menjanjikan kepadamu harta rampasan perang yang banyak yang dapat kamu ambil, maka Dia segerakan harta rampasan perang ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari membinasakanmu agar kamu mensyukuri-Nya dan agar menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjukkan kamu ke jalan yang lurus.

cara mengamalkan surat al fath